Friendster bukan lagi situs pertemanan, tapi…

Oleh | pada 17 Jun, 2016 | 3 Komentar

Friendster adalah sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.

Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.

Saat ini Friendster telah menginternasionalisasi bahasanya yang semula hanya bahasa Inggris, saat ini telah tersedia bahasa Indonesia, bahasa Tionghoa, bahasa Spanyol, bahasa Korea, bahasa Jepang, bahasa Vietnam, bahasa Malaysia

Situs jejaring atau pertemanan ini sudah meroket selama beberapa tahun belakang dan menjadi yang terbesar di Indonesia dan di Dunia. Namun seiring bertambahnya waktu, Situs yang berbasis napster ini mulai berkembang dan hampir kehilangan Arah. Dan yang saya takutkan justru malah ke arah yang tidak diinginkan.

1. Indentitas Palsu.

Nah, ini yang udah emang dari dulu mulai ada dan belakangan baru mendapat perhatian. Banyak sekali anggota yang melakukan pembohongan identitas, baik itu data diri, alamat bahkan Foto (terkadang lebih baik tidak dibuat daripada harus ditulis tapi tidak benar). Alasan sih macam-macam mulai dari malu, takut, nggak Pede, atau emang niat nipu maksudnya.

2. Dagang.

Arena dagang, yabs… sekarang friendster udah jadi tempat jualan, mulai dari dagang betulan, dagang barangan, dagang Online sampai dagang badan…. dan nggak sedikit wanita XXX yang jualan dengan memampangkan foto2 syur mereka di Friendster.

3. Penipuan.

Udah banyak yang kena, ya itu tadi… berawal dari hal diatas sehingga banyak sekali yang tertipu. Bisa saja dia mengatakan bahwa saya adalah Mr. X dari perusahaan X sedang berjualan X, sehingga bagi anda yang mau seperti saya, produk saya atau sekedar saya bantu bisa kirim… transfer… atau apalah…

Semakin berkembang tentunya harus semakin bermanfaat, saya sendiri merupakan salah satu penggunanya. Bagi orang seperti kita yang sedikit tahu tentang Internet mungkin masih melek akan hal diatas, tapi untuk para newbie atau orang awam, hal diatas bisa menjadi suatu kehati-hatian. Maka Waspadalah…waspadalah…waspadalah, katane kang napi.

Label: FriendsterJejaring sosialPertemananSitus situs pertemanansitus pertemanan friendstersitus pertemanan koreasitus pertemanan jepangwebsite pertemanansitus perkenalan gratissitus pertemanan di jepangfriendster pertemanan

Tentang Penulis

Netrix Ken

Netrix Ken
  • Profil Penulis

Menyukai dunia IT dan suka berbagi pengalaman melalui Internet.

Baca Juga

  • Indonesia masuk 10 besar situs Phising

    Indonesia masuk 10 besar situs Phising

    4 Okt, 2014 - 1 KomentarMakin hari, virus, trojan, worm, malware making mengganas. Varian malwarepun makin berkembang
  • Cara menghilangkan iklan di Facebook

    Cara menghilangkan iklan di Facebook

    1 Jan, 2014 - 11 KomentarLayanan gratis identik dengan iklan contohnya Friendster atau Myspace, hal ini juga terjadi pada
  • Tren situs pertemanan (Facebook)

    Tren situs pertemanan (Facebook)

    7 Jan, 2014 - 1 KomentarKenapa Facebook bisa begitu digemari orang. Barangkali hal-hal berikut ini
  • Cara mengubah tampilan Facebook

    Cara mengubah tampilan Facebook

    12 Jul, 2014 - 32 KomentarJika di bandingkan dengan MySpace atau Friendster sebenarnya tampilan Facebook yang paling
  • Mengubah setting DNS Windows dengan DNS Changer

    Mengubah setting DNS Windows dengan DNS Changer

    1 Des, 2016 - 2 KomentarSering kali orang menghadapi masalah saat mengakses situs web tertentu. Mungkin karena masalah

3 Komentar ke "Friendster bukan lagi situs pertemanan, tapi…"

  1. desta susiyanti permatasari mengatakan:

    gak enak banget sih jadi jomblo !!!! buat kalian apa sih arti sendiri ?…….

  2. wance mengatakan:

    Kenapa harus sedih dan bingung 🙂

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar

© 2016 AplikasiPC. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.