Cara Membagi / Membuat Partisi di Windows 10 Menggunakan Disk Management

Oleh Netrix Ken

Jika Anda baru saja membeli PC atau hard disk baru dalam keadaan Windows sudah terinstall, pasti Anda menyadari bahwa pabrikan telah membuat satu partisi yang sengaja disetel berkapasitas besar pada hard disk Anda. Contohnya, jika PC Anda memiliki harddisk 500 GB, biasanya pabrikan akan menyetel satu partisi dengan ukuran 440 GB dimana pada partisi tersebut di install Windows di dalamnya.

Rata-rata pengguna PC lebih suka memiliki banyak partisi untuk menghindari kehilangan data saat menginstall ulang Windows. Jika Anda merasa partisi “C” Anda memiliki ukuran terlalu besar dan ingin membaginya menjadi beberapa partisi, Anda dapat mengikuti tutorial di bawah ini.

Menggunakan Disk Management untuk membuat atau membagi partisi di Windows

Untungnya, Disk Management tool dapat kita gunakan untuk membagi, mengecilkan, dan memperbesar partisi di Windows 10. Aplikasi Disk Management menawarkan antarmuka berbasis wizard untuk berbagai keperluan termasuk untuk membagi dan membuat partisi baru. Uniknya, Anda tidak akan kehilangan satu datapun ketika melakukan operasi ini.

Berikut adalah langkah-langkah yang wajib Anda ikuti:

Catatan: Meskipun Microsoft menjamin data Anda akan aman, namun AplikasiPC merekomendasikan untuk membackup data penting Anda terlebih dahulu ke perangkat lain sebelum mengikuti langkah di bawah ini.

Langkah 1: Buka Start menu lalu ketik Diskmgmt.msc dan di-ikuti dengan Enter setelahnya untuk membuka Disk Management.

Membuka Disk Management di Windows 10

Membuka Disk Management di Windows 10

Langkah 2: Klik kanan pada partisi yang ingin Anda kecilkan / bagi lalu klik pilihan Shrink Volume.

Shrink Volume - Disk Management

Shrink Volume – Disk Management

Langkah 3: Setelah itu, Anda akan disuguhi pertanyaan seperti di bawah ini:

  • Total besar partisi sebelum dibagi (dalam MB)
  • Ukuran yang tersedia untuk dibagi (dalam MB)
Wizard Shrink Volume - Disk Management

Wizard Shrink Volume – Disk Management

Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, Windows tidak mengijinkan untuk memecah partisi lebih dari sector dimana ada file yang tidak dapat dipindahkan.

Pada isian selanjutnya (Enter the amount of space to shrink in MB), masukan jumlah kapasitas partisi baru yang ingin Anda buat (dalam megabyte). Anda harus mengisi kolom tersebut dengan jumlah yang lebih kecil / sama (<=) dari yang terlihat pada Size of available shrink space in MB. Sebagai tolak ukur, di Windows 1 GB sama dengan 1024 MB.

Setelah memasukan jumlah yang ingin Anda bagi, klik tombol Shrink. Mudah bukan? Jumlah yang tadi Anda sisihkan pada partisi 1 akan terlihat sebagai Unallocated di Disk Management.

Membuat partisi baru dari unallocated space

Untuk membuat partisi baru dari unallocated space yang kita peroleh dari langkah di atas, klik New simple volume, klik Next, dan pilih karakter yang ingin Anda gunakan pada partisi baru tersebut. Setelah itu, pilih file system, klik Next, dan terakhir klik tombol Finish untuk memulai proses pembuatan partisi baru.

Membuat Partisi Baru - Disk Management

Membuat Partisi Baru – Disk Management

Jika Anda merasa kesulitan menggunakan Disk Management, Anda juga dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga yang kompatibel dengan Windows 10 seperti MiniTool Partition Wizard, AOMEI Partition Assistant Standard Edition, atau EaseUS Partition Master.

AOMEIEaseUsPartisiWindows 10 partisi systrm wi 10cara partisi free space pada win 10partisi windows 10cara menambah drive c windows 10cara membagi partisi windows 10cara partisi hardisk windows 10cara partisi windows 10cara membagi partisi tanpa install windows 10partisi harddisk yang pas intuk local disk c windows 10cara membagi hardis local c d e win 10cara pembagian partisi win 10cara membuat disk management win 10cara partisi hard disk pada windows 10 yang sudah di installcara membagi partisi di windows10cara partisi hard disk win 10

Pertanyaan & Diskusi

Kirim Komentar

179 Komentar ke "Cara Membagi / Membuat Partisi di Windows 10 Menggunakan Disk Management"

  1. anonim berkata:

    Terimakasih cara yang simple dan mudah dilakukan

  2. taofik berkata:

    bang nanya dong, udah di shrink tapi ko ga ada partisi yg nambah?
    ini kan laptop baru, hanya tersedia C doang.
    nah C nya kapasitas awalnya 460xxxan.
    Gw coba shrink 300gb tadinya.
    Tapi entah kemana 300gb nya, pas gw cek C malah berkurang jadi 183Gb.
    Partisi baru yg gw harapkan (Partisi D atau apalah) tidak muncul.
    Bingung

    Thanks

  3. Sahai berkata:

    bang bantu saya bang.
    laptop saya kan rencananya mau ganti hdd ke ssd.
    nah setelah itu hdd nya saya pasang di enclosure (jadi harddisk external) setelah itu saya hapus volume melalui disk management biar virus dsb hilang terus bikin new volume dan diformat.
    tapi ketika saya coba pake ke laptop lagi (mau tes bisa buat bootable) ternyata ga bisa terbaca selalu masuk mode bios.
    itu biar bisa dipakai buat boot/instal windows 10 yg tertanam gimana ya bang?
    apa harus clone dari ssd yg sudah jadi os ke hdd?
    ada ga bang cara mudah,aman dan simple nya hiar hdd bisa dipakai jadi hardisk internal lagi?
    soalnya bisa tuk dijual

    • admin berkata:

      Pemasangan kabel sudah betul? Di cek di BIOS hard disk nya terdeteksi? Jika sudah, seharusnya bisa langsung dipakai jadi internal, ngga ngaruh tadinya dipake buat ekternal/tidak. Jangan lupa, coba pakai mode Legacy, EFI nya matikan dulu.

  4. rio berkata:

    gan saya ada laptop baru Lenovo 500Gb di Drivi C, untuk windows 10 dan beberapa aplikasi sudah terinstal, klo pakai cara diatas bisa kah ? apa harus install ulang dulu gak ?

  5. mirai berkata:

    Uwooooooo
    Terima kasih ilmu nya
    meski gapernah tau caranya tapi, sekali nyoba langsung berhasil ituu uhh seneng bet

    Mantapp dah :v

  6. Rifqii berkata:

    Mang cara bagi partisi penyimpanan hardisk untuk game dan ssd untuk sistem dan pripheral yg lain saya sering download game steam ke download nya di ssd walaupun udah diubah ke partisi d tetap gagal

  7. Erik berkata:

    Gan ini gw udh shrink volume disk E dan udh unallocated nah tpi kok ga bisa buat nmbah disk D itu kira” knp?

  8. QOLBI berkata:

    Terima kasih Om

    berhasil ane

  9. ade amin berkata:

    mantap om

  10. Zuhri berkata:

    Min, kan ini ada pilihan perform a quick format sama enable file and folder compression.. kira2 kalau saya gk pilih dua duanya bakalan ada yg kehapus gk?

    • admin berkata:

      Saat membuat partisi baru, Quick Format disini untuk partisi yang baru. Untuk partisi yang lama seharusnya tidak ada data hilang.

  11. Pieter berkata:

    Mas, partisi D saya hilang. Saya sudah buka disk management tapi gak ketemu partisi D di kolom sebelah kanan. Gimana caranya melanjutkan untuk mengembalikan partisi D nya. Mohon penjelasan. Trima kasih

    • admin berkata:

      Jika sekedar hilang krn belum di assign letter bisa di assign via disk management. Jika hilang karena volume terhapus ngga bisa dikembalikan.

  12. Heddy berkata:

    Klo mau bikin partisi D gimana ya pak admin, pc saya kmren di instal ulang, Dan D nya engga ada

  13. Febri berkata:

    Terimakasih informasinya mas, sangat terbantu sekali.. hehehe

  14. Jj berkata:

    Min tolong bantuannya…
    Ssd sy terbagi 2 c dan d
    Di C 135gb dan di D ada 80gb

    Apakah bisa jika sy ingin memindahkan 20gb dari C ke D? Gimana caranya ya min..

    Thx b4..

    • admin berkata:

      Bisa mas, tapi ngga sy rekomendasikan, karena ukuran C:\ 135GB sudah kecil, nanti jadi ngga bisa di install banyak apps

  15. Yan berkata:

    Gan, lepi saya kan isinya cuma C (500 GB SSD), misal mau bikin D dgn cara partisi dari free space nya C lewat diskmgmt,msc apakah nantinya akan berpengaruh thd system? soalnya saya prnah kejadian, saat upgrade dr hdd ke ssd (OS windows 8), saya partisi C menjadi D, selang sehari, bnyak file corrupt saat di gunakan utk buka ms.office maupun install & uninstall aplikasi.. apakah ini benar ada pengaruh nya dari kegiatan partisi C menjadi D melalui diskmgmt? Mohon di jawab ya gan..
    SIngkat cerita, akhirnya lepi saya install windows 10, dgn kondisi drive nya hanya C saja, makanya mau saya partisi mnjd D, namun kawatir / takut trouble file corrupt terulang kembali..
    Apabila berkenan bs feedback lwt email jg…
    Terima kasih admin yg baik hati..

  16. Ridwan saepulah berkata:

    Bagi partisi yang 1 tb bagusnya dibagi berapa berapa ya

  17. poespo berkata:

    mas saya baru instal ulang win 10, kalau dilihat pake propertis isi drive nya baru wins 10 aja 15Gb lebih dikit, tapi kalau dilihat pake PC ini drve nya isinya sisa 225mb ,dari jumlah 125 Gb ,kenapa bisa demikian isinya jadi penuh, tadinya cuma mau lihat kapasitas wins 10 yang baru berapa Gb isinya, dan saya coba utk masukin apk ngga bisa masuk karena drive C full, mohon info nya mas trimksh utk advis nya

  18. Andi berkata:

    Setelah shrink volume, dia berubah menjadi free space.
    Gimana ngubahnya ke unloacted space ya mas?
    Soalnya delete partitionnya gak aktif untuk di klik.

  19. NONIM berkata:

    thankyu, sangat membantu

  20. far berkata:

    mas mau nanya, di laptop saya kok cuma ada local disk c ya? kalo semisal mau nambah partisi tapi dari local disk c apa bisa?

  21. Amal Hamei berkata:

    Gan laptop ane ada 3 partisi C 470 gb D 30 gb dan E 500 gb kalau C dikurangin dan dipindahkan ke E bisa gak?

  22. Gius Ega berkata:

    Bang aku ni mau ngebagi partisi ni bang.. Dri D dan mau ke partisi E… Dengan total sebelum dibagi 749999
    Ukuran yang tersedia untuk dibagi. 7468777
    Enter the amount of space to shrink in mb 746876
    Total size after sering in mb 3123.
    Spya seimbang untuk dibagi ke E.. Ukuran apa yg pas brpa ya mas?

  23. aroel berkata:

    keren mas. thanks

  24. Ardy berkata:

    Mas, saya baru beli laptop. dan hanya ada Local disc C aja.. masih baru, baru kepakai sediki sisa 889 GB.. saya mau buat baru untuk disk D. ngambil sebagian dari C .. gimana caranya mas ?
    tolong bantu, takut salah, masih baru 😐

  25. Ardy berkata:

    mas. saya baru beli laptop dengan hdd didalamnya 1tb. dan tapi hanya ada local disk C, yang tersisa 930 GB.
    Saya mau bagi yang C ini setengahnya jadi ke D, dengan cara buat partisi baru lagi..
    gimana mas caranya ??? tolong bantu, takut salah, masih baru 🙂

  26. kirito berkata:

    Terima Kasih Sob, punya saya bisa sob

  27. Erwin berkata:

    Wahhhh… Thanks mas.. Saya sukses buat partisi. Makash. Sukses slalu. Amin

  28. Asyari berkata:

    Mas mau tanya, kasus ssd 128gb ndak bisa dipartisi, trus minta di recovery itu kenapa ya?

  29. Rizal berkata:

    Bang mau tanya
    Saya punya laptop pake SSD 512gb, tapi semuanya di c, apa bisa di partisi ke d??
    Terus caranya gimana
    Makasih gan

  30. habibi berkata:

    Bang, kan aku baru beli laptop acer ryzen 3, 1 tera. nah adanya local dick C. terus aku buat ke locak disk D 300 gb. nah, pas mau buat lagi ke disk E 300 gb kok gak bisa ya? padahal lokal Disk C masih 600 GB lebih. mohon bantuannya.

    • admin berkata:

      Bisa pakai aplikasi tambahan. Jika ingin pakai Disk Management, yang D delete lagi dulu, trs buat D dengan 600 GB, lalu Shrink lagi D nya ke E, jadi masing-masing 300 GB.

  31. Hud4 berkata:

    Gan, ayas baru beli lepi, sudah terinstall windows 10. Tapi C/ 930GB, apakah kalau C di partisi Windows nya ilang/terhapus? Matur suwun

  32. Cac berkata:

    Cara balikin biar ke semula lagi gimana ya habis saya shrink?

  33. alviyya berkata:

    gan, jadi laptop saya itu hdd 1Tb, ssd 120gb. nah di windows C itu ada sekitar 110 Gb an tanpa ada disk D sama disk E, saya coba cara diatas masing masing saya bagi 1Tb di disk D sama E dan berhasil. nah itu aman kan gan kok saya masih bingung sampe bisa dibagi total 2 Tb ?

  34. Ardana berkata:

    Bang mau nanya. Aku kan udah buat partisi kan, nah caranya ngembaliin partisi ke posisi semula gmna??

  35. RAN berkata:

    Terima kasih, sangat membantu

  36. Habib Rakhman berkata:

    Begini gan, laptop saya menggunakan SSD MSATA 240GB. Sekarang kondisinya :
    Local disk C : 99GB. Data D : 123GB. Saya mau tambah SSD M.2 256GB, dan rencana nya OS mau saya pindah ke SSD M2. Seandainya OS sudah saya pindah ke SSD M2 256GB, nanti SSD M2 itu bisa saya shrink menggunakan cara di atas gak ? soalnya 256gb terlalu besar buat nyimpen OS dan sistem lainnya?

  37. Aries berkata:

    Bang laptop saya data c nya 500mb, karena kegedean mau saya partisi.. Tp space availible nya cuman 57mb, padahal masih belum kepae kesitar 440mb’an lagi, kenapa yaa? Mohon bantuannya hehehe

  38. abdillah berkata:

    cuman mastiin aja om,
    1. apa memang hanya 50 persen saja yang bisa di shrink ? karena kapasitas C masih ada 887 gb yang free di laptop saya dan saya ingin kapasitas C hanya 250 gb ( shrink 600 gb) tapi maksimum yang bisa saya shrink hanya sekitar 450 gb.
    2. apa proses tutorial diatas tidak berpengaruh pada windowsnya (data program filenya)
    terima kasih omm

  39. muhammad irsyad berkata:

    gang sy punya laptop baru kan cmn punya 1 partisi dan sy sdh isi sebagian data trus klo partisinya dibagi datanya hilang atau gmna gang?
    mohon solusinya

  40. Badahu berkata:

    Mantul….. Jazakallahu khairan…

  41. Javier Athalla berkata:

    Work kak 100% mksh tutorialnya

  42. omat berkata:

    Thanks broh sangat ngebantu sekali 😀

  43. Kurnia haryono berkata:

    Mas kalau laptop saya di instal cuma ada drive c gak ada lainnya bisa kah ditambah drive d tanpa harus install ulang dengan menggunakan cara diatas

  44. Abdil Ibnu Rahman berkata:

    Terima Kasih Banyak, Sangat membantu

  45. Don berkata:

    Gan, sharing ya..
    Saya gelisah gara2 saya punya ssd 256Gb, terbagi menjadi 4 Disk dengan space masing2 59,6 Gb kuranglebih.

    Simulasi:

    Disk0 = Install OS System, terpakai 30.08Gb sisa 29.55 Gb.
    Disk1 = Unallocated
    Disk2 = Unallocated
    Disk3 = Unallocated

    Kalau Disk0 yang sudah saya install OS juga saya gunakan untuk install software lainya, lama2 akan penuh.., kemudian saya akalin Disk0 saya buat partisi, dengan tujuan saya khususkan pada Disk0 Partisi1 hanya feet untuk OS Install, dan sisanya saya masih dipikirin (rencananya akan saya tambahkan untuk partisi lain pada disk lain khusus untuk install2 software).

    Dengan katalain unallocated space pada disk0 akan saya expand kan ke disk lain, dan ternyata tidak bisa (malah mubazir).

    Simulasi:

    Disk0 = Partisi1: 30Gb OS, Partisi2: Sisa 29.55Gb Unallocated.
    => sisa 29.55 mau saya tambahin ke partisi lain dan pada disk yang berbeda.

    Pertanyaan..
    1. Apakah ada cara untuk alokasi space tidak terpakai, antar disk..?
    2. Apakah pembagian Disk pada SSD sudah bawaan pabrik..?
    3. Apakah bisa customise dan ada tutorial pembagian Disk untuk SSD gan..?

    Mohon permasalahan saya dibawa ke forum internasional gan.., dan saya akan tampung diskusi by wa juga di 081379000123.

    • admin berkata:

      1. Coba yang Unallocated disk taruh jadi satu, jd C semua saja biar bisa install byk apps
      2. Tidak mas, bagi suka-suka sendiri
      3. Bisa mas, saat install Windows

  46. wahyani berkata:

    mau nanya dong, …..saat saya mau download aplikasi tapi ada keterangan ” The user’s Drive storage quota has been exceeded” kaalo di translate artinya “Kuota penyimpanan Drive pengguna telah terlampaui” kalo seperti itu yg di ubah partisi/ Drive C atau apa yaaa????

Muat diskusi lain
© 2021AplikasiPC. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.