Penemuan candi baru di kampus UII Jogja

By | on 22 Mei, 2014 | 10 Comments

SLEMAN – Sebuah srtuktur candi Mataram Kuno ditemukan di kompleks kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Jalan Kaliurang km 14 Sleman. Diperkirakan, candi tersebut dibangun pada abad ke-9 Masehi.

“Dari relief struktur bangunan serta ukirannya, maka kami simpulkan candi ini merupakan candi Hindu-Budha pada masa Kerajaan Mataram Kuno abad ke-9 atau 10 Masehi. Batu candi ini tergolong batu Pandesit yang berkualitas bagus, sehingga ini bukan sembarang candi,” papar arkeolog Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta, Sri Muryantini saat melakukan peninjauan di kompleks ditemukannya candi, Sabtu (12/12).

Candi UII Jogja

Struktur bangunan candi yang ditemukan ini merupakan bagian pinggir dari permukaan candi, sehingga diperlukan penggalian atau proses ekskavasi untuk mendalami mengenai keutuhan candi ini. “Kita memerlukan ekskavasi dan test tip untuk menentukan asal agama candi ini serta dari masa raja siapa. Jadi dari hasil dari test tip, akan kami analogkan dengan prasasti Mataram Kuno, sehingga kita bisa mengetahuinya secara utuh candi ini,” tambah Sri Muryantini.

Sementara itu, Ketua Pokja Perlindungan BP3 Yogyakarta, Indung Panca Putra merekomendasikan pihak UII untuk menghentikan sementara proses pembangunan gedung tempat ditemukannya candi tersebut.

“Karena dugaan sementara candi ini tergolong istimewa, maka proses pembangunan sementara dihentikan dulu untuk proses penelitian. Jika nantinya terbukti mempunyai nilai historis yang tinggi, maka kami berikan penghargaan kepada kampus UII atas temuan ini. Hal ini juga akan menjadi nilai yang prestisius bagi UII sebagai lembaga Islam namun ternyata tersimpan peninggalan dari agama lain,” kata Indung.

Candi UII Jogja

Proses ekskavasi dan test tip akan dilakukan dalam waktu dua minggu mendatang serta diperkirakan memakan waktu selama 15 hingga 30 hari. “Setelah ini kami langsung membentuk tim untuk melakukan serangkaian analisis, termasuk ekskavasi dan test tip. Kami butuh waktu maksimal 30 hari untuk mengungkap secara keseluruhan, karena kami perlu melakukan beberapa penggalian lagi,” jelas Indung.

Candi ini pertama kali ditemukan oleh para pekerja yang tengah menggali pondasi cakar ayam untuk pembangunan gedung perpustakaan UII kemarin (11/12) sekitar pukul 10.00 WIB di kedalaman 3,5 meter.

Mulanya temuan tersebut dikira batu nisan, karena dahulu kawasan tersebut merupakan bekas pemakaman, namun setelah dilakukan penggalian di tempat lain ternyata ditemukan relief candi yang sama.

Pihak pimpinan proyek pun langsung meneruskan temuan ini kepada pihak BP3 Yogyakarta. “Sesaat setelah kami tahu bahwa relief tersebut adalah struktur candi, maka proses pembangunan sengaja kami hentikan dan kami laporkan ke BP3 untuk ditindak lanjuti temuan ini,” terang juru ukur proyek, Asnawi.

Sumber:  KRjogja.com

Tags: CandiUII

Author Description

Author

Netrix Ken
  • Author Contacts:

Seorang mahasiswa yang sedang berjuang untuk lulus S1 Teknik Informatika. Bekerja sebagai System Administrator dan Web Developer dalam 5 tahun terakhir. Saya suka berbagi tips dan tutorial di Internet. :)

10 Responses to "Penemuan candi baru di kampus UII Jogja"

  1. desita maharani mengatakan:

    dijogja memang gudang nya candi jadi aku gak heran dengan penemuan candi baru itu. ya semoga saja dg ditemukan nya candi baru akan menambah daya tarik wisata jogja hidup jogja………………!

  2. rusman mengatakan:

    nama yogya pasti lebih dikenal lagi di manca negara dengan ditemukan lagi candi yang ada di kampus uii,tapi bagaimana dengan keberadaan kampus uii yang akan di renovasi………?wisatawan tentu akan melihat langsung kelokasi……yang penting kita jaga keamanannya…ya.

  3. FuFu mengatakan:

    giiLa . . . beLum Lama kemaren aku abis studytour ke UII
    berarti kemaren aku nginjek2 candi dunkz . .
    hahaha .

  4. Amri mengatakan:

    Wah,ono candi anyar rek.aku seneng karo kuto jogja.I LOVE JOGJA

  5. Suryo mengatakan:

    Candi kecil apa besar?

  6. Firdaus mengatakan:

    kOk Gak ada gambar nya yah. .
    penasaran nih. . ! ! ! ! !

  7. Lugiman Alexs mengatakan:

    Bertambah asset budaya kuno kita, semoga bisa di eksploitasi sebaik-baiknya juga di rawat yg telaten.
    hidup budaya ku

  8. adeng ruhyat mengatakan:

    Sayang pewarisnya nggak ada lagi di situ

  9. Tunggono Mahesatama mengatakan:

    I love Brahmana Nusantara,atlantis land is Indonesia…mahakarya manusia berbudi dan daya…bertata strata sosial yg luhur

  10. Suci Lestari mengatakan:

    semoga jadi info yg bermanfaat
    penemuan terbaru harus dijaga
    agar tidak diambil oleh negara asing

Leave a Reply

Submit Comment

© 2014 AplikasiPC. All rights reserved.
Dibawah Lisensi NetMedia Advertising.